Senin, 04 Februari 2013

lebih dekat dengan politeknik elektronika negeri surabaya

Awal sejarah PENS dimulai pada tahun 1985. Saat itu, tim studi awal Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk bantuan dan kerjasama teknik yang dikepalai oleh Prof. Y. Naito dari Tokyo Institute of Technology, datang ke politeknik ini. Setelah melakukan pengamatan dan studi kelayakan di tahun 1986, JICA menyetujui untuk memulai kerjasama teknik di tahun 1987 dengan mengirim 5 orang pengajar Indonesia ke perguruan tinggi teknologi di Jepang. Politeknik Elektronika & Telekomunikasi (PET) 1988 - 1992 Pada tanggal 15 Maret 1988, Pemerintah Jepang, melalui JICA secara resmi memberikan gedung kampus kepada pemerintah Indonesia lengkap dengan berbagai peralatan pendidikan. Selanjutnya pada tanggal 2 Juni 1988 Politeknik ini diresmikan dengan nama "Politeknik Elektronika & Telekomunikasi (PET)" dan sejak saat itulah tahun ajaran dimulai. Kerjasama dengan JICA pun berlanjut dengan banyaknya pengajar politeknik yang dikirim ke berbagai perguruan tinggi teknologi di Jepang dan sebaliknya, pengiriman beberapa ahli dari Jepang ke politeknik ini. Politeknik Elektronik Surabaya (PES) 1992 - 1996 Pada bulan Juni 1991, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menata ulang keberadaan seluruh Politeknik, Institut dan sebagian Universitas di Indonesia. Pada saat itu politeknik ini pun berubah nama menjadi "Politeknik Elektronika Surabaya (PES)" yang merupakan bagian dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS). Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) 1996 hingga sekarang Pada tahun 1996, nama politeknik ini kembali diubah oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menjadi "Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)". Nama itulah yang kemudian tetap bertahan hingga kini. Visi PENS adalah untuk menjadi pusat unggulan (center of excellent) pendidikan rekayasa profesional di bidang yang berhubungan dengan elektronika secara nasional dan internasional. Misi: Menghasilkan lulusan yang profesional dan berpikiran terbuka yang siap untuk bersaing di era pasar bebas, dengan memberikan atmosfir pendidikan yang berkualitas pada para mahasiswa. PENS sebagai sumber daya politeknik nasional secara aktif terlibat dalam pembangunan dan peningkatan sistem pendidikan politeknik Indonesia. Melaksanakan penelitian berorientasi aplikasi yang akan memecahkan permasalahan industri dan layanan umum pada masyarakat; keduanya adalah aktifitas PENS yang sinerjik sebagai penyedia pendidikan profesional. Membangun dan mengimplementasikan nilai-nilai moral dan etika akademis Selayang Pandang Jurusan Teknik Elektronika A. PENDAHULUAN Politeknik Elektronika Negeri Surabaya didirikan pada tahun 1988, semula bernama Politeknik Elektronika dan Telekomunikasi dengan dua program pendidikan Diploma III yaitu jurusan Teknik Elektronika dan jurusan Teknik Telekomunikasi. Kemudian pada tahun 1992, namanya berubah menjadi Politeknik Elektronika Surabaya, dan berubah lagi menjadi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya seperti sekarang ini sejak tahun 1996. Pada awal pendiriannya Jurusan Teknik Elektronika mencakup semua kompetensi bidang elektronika yang berupa penguasaan rekayasa elektronika, kontrol dan otomatisasi industri, bidang mekanik-robotika dan juga penguasaan keahlian power elektronik. Untuk meningkatkan profesionalitas, pada tahun 1992 jurusan Elektronika membentuk sebuah program studi Diploma III Teknik Listrik untuk mewadahi kualifikasi dan kompetensi power elektronik. Program studi baru ini memisahkan diri dari jurusan Elektronika dan membentuk jurusan baru Teknik Listrik pada tahun 1997. Pada tahun 2004 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya mendapatkan hibah dari pemerintah Jepang melalui lembaga Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk menyelenggarakan program pendidikan Diploma IV. Maka berdirilah program studi Diploma IV Teknik Elektronika bersama dengan program – program studi Teknik Telekomunikasi, Teknik Listrik dan Teknik Informatika. Kemudian pada tahun 2006, jurusan Teknik Elektronika terbagi lagi dengan berdirinya program studi baru Teknik Mekatronika Diploma IV untuk mewadahi kualifikasi dan kompetensi di bidang mekanika-robotika. Dan sekarang ini jurusan Teknik Elektronika terdiri atas Program Studi Diploma III Teknik Elektronika (masa studi 6 semester), Program Studi Diploma IV Teknik Elektronika (masa studi 8 semester) dan Program Studi Diploma IV Lanjut Jenjang Teknik Elektronika (masa studi 3 semester). Ketiga Program studi ini menitikberatkan pada mutu lulusan yang kompeten dan memiliki kualifikasi di bidang rekayasa Elektronika dengan perbedaan pada taraf kemampuan analisa dan penyelesaian permasalahan yang lebih tinggi pada program Diploma IV dibandingkan Diploma III. B. VISI DAN MISI Jurusan Teknik Elektronika dalam mengelola Program Studi Diploma III dan Program Studi Diploma IV, berdasar pada visi dan misi sebagai berikut : VISI : Menjadi sebuah “pusat unggulan” pendidikan teknik profesional yang menghasilkan lulusan yang berkualitas dan profesional untuk memenuhi kebutuhan pasar global dalam manajemen tingkat menengah dengan konsentrasi di bidang elektronika, baik secara nasional maupun internasional. MISI : · Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan dalam melakukan perancangan dan implementasi teknologi, ketrampilan serta keahlian dalam pemanfaatan perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan dalam bidang instrumentasi elektronika, elektronika industri dan sistem otomasi industri · Menghasilkan lulusan yang profesional dan berpikiran terbuka (open minded), yang siap bersaing di era pasar global, berdisiplin tinggi serta penuh dedikasi, dengan menyediakan sebuah lingkungan belajar yang berkualitas bagi mahasiswa. · Ikut serta secara aktif dalam pembangunan dan pengembangan sistem pendidikan politeknik di Indonesia khususnya di bidang Elektronika. · Melaksanakan dan mengembangkan penelitian terapan yang mampu memberikan pemecahan terhadap masalah-masalah di dunia industri sekaligus berfungsi sebagai pelayanan umum terhadap masyarakat. · Ikut berperan aktif dalam pengembangan asosiasi profesi yang menunjang kelancaran hubungan institusional dengan masyarakat industri. · Mengimplementasikan dan mengembangkan nilai-nilai etika dan moral akademis, untuk mendapatkan masyarakat kampus yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian mantap dan mandiri serta mempunyai rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. C. KEUNGGULAN JURUSAN Mata kuliah di Jurusan Teknik Elektronika telah dirancang untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas sesuai dengan Visi dan Misinya, yaitu lulusan mempunyai ketrampilan serta keahlian dalam perancangan dan pemanfaatan perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan dalam bidang rekayasa elektronika terutama di bidang instrumentasi elektronika, elektronika industri dan sistem otomasi industri. Selain itu juga selalu diadakan pelatihan bersertifikasi pada para calon lulusan untuk semakin meningkatkan ketrampilan dan daya saing mereka. D. FASILITAS Untuk menunjang kualitas lulusannya, jurusan Teknik Elektronika dilengkapi dengan 9 buah laboratorium, yaitu: - Laboratorium Elektronika Dasar - Laboratorium Elektronika Terapan - Laboratorium Komputasi Terapan - Laboratorium Perancangan Logika - Laboratorium Elektronika Industri - Laboratorium Robotika & Kecerdasan Buatan - Laboratorium Sistem Embedded - Laboratorium Jaringan Sensor Nirkabel - Laboratorium Elektronika Medika Masing-masing laboratorium tersebut dilengkapi dengan peralatan-peralatan edukatif modern, antara lain : berbagai instrumen pengukur standar/kalibrasi, alat-latih/peraga elektronik, komputer mikro, peralatan training yang memadai, serta fasilitas training yang lain. F. FASILITAS BEASISWA Banyak ditawarkan beasiswa kepada para mahasiswa, yang meliputi beasiswa: Dikti (PPA, bantuan belajar, TPSDP), JIEF, Supersemar, Toyota Astra, IKOMA (rangking pertama/kelas), IKA ITS, TIVICO, IJARI dan juga beasiswa untuk Ekonomi Lemah. G. JAMINAN KERJA Terdapat bagian JOB ARRANGEMENT SYSTEM dibawah komando bidang III yang berfungsi sebagai pelaksana sistem penempatan kerja, yaitu para lulusan dapat memperoleh lapangan pekerjaan di Industri atau Lembaga Pemerintah atau swasta, dengan mengikuti pole rekruitment/test yang dilakukan oleh pihak industri/lembaga yang datang ke PENS. H. JAMINAN STUDI LANJUT Para lulusan program Diploma III dapat melanjutkan ke program Diploma IV Lanjut Jenjang yang diselenggarakan di jurusan Teknik Elektronika-PENS atau ke program S1, sedang lulusan program Diploma IV dapat melanjutkan ke program S2. STRUKTUR ORGANISASI Ketua Jurusan Ir. Rika Rokhana, MT. Sekretaris Jurusan Bambang Sumantri, ST., MSc. Kalab. Elektronika Dasar Legowo Sulistijono, ST., MSc. Kalab. Elektronika Terapan Ir. Moch. Rochmad, MT. Kalab. Komputasi Terapan Budi Nur Iman, SSi., MKom. Kalab. Perancangan Logika Eru Puspita, ST., MKom. Kalab. Elektronika Industri Ir. Wahyu Tjatur Sesulihatien, MT. Kalab. Robotika & Kecerdasan Buatan Ir. Elly Purwantini, MKom. Kalab. Sistem Embedded Ali Husein Alasiry, ST., MEng. Kalab. Jaringan Sensor Nirkabel Akhmad Hendriawan, ST., MT. Kalab. Elektronika Medika Ir. Ratna Adil, MT. Website : http: //elka.eepis-its.edu/ Selayang Pandang Jurusan Teknik Telekomunikasi Jurusan Telekomunikasi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, didirikan atas dasar besarnya kebutuhan masyarakat akan lulusan yang memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam bidang Sistem Telekomunikasi. Sedangkan tujuan pendidikan Jurusan Telekomunikasi dapat dirumuskan sebagai berikut. VISI Menjadi Sebuah Pusat pendidikan keteknikan Profesional bidang Teknik Telekomunikasi dengan keahlian dibidang Jaringan Komunikasi dan Multimedia Broadcasting.­ MISI Misi Pendidikan Jurusan Teknik Telekomunikasi adalah: Menghasilkan tenaga-tenaga teknisi yang professional di bidang Sistem Telekomunikasi yang memiliki wawasan yang luas dan mempunyai daya saing di pasar global dengan cara memberikan atmosfir persaingan akademik yang baik kepada mahasiswa Memberikan bekal kepada mahasiswa pengetahuan sebagai sistem integerator dalam bidang ICT yang diyakini dapat digunakan sebagai modal kemandirian. Mendidik mahasiswa untuk memiliki kemampuan dalam mengembangkan keahlian dalam ilmu telekomunikasi Mendidik mahasiswa untuk memiliki wawasan yang relevan dibidang jejaring telefoni dan Multimedia Menyiapkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu telekomunikasi yang sangat pesat, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan budaya. Program Kerja Jurusan Membuat media komunikasi antar Dosen, mahasiswa, dan alumni Perbaikan manajemen jurusan dengan membukukan seluruh alur, proses, peraturan yang terdapat pada jurusan Meningkatkan layanan pendidikan pada mahasiswa Menyelenggarakan pelatihan kepada dosen untuk peningkatan mutu dosen JURUSAN TEKNIK ELEKTRO INDUSTRI Jurusan Teknik Elektro Industri (JTEI) didirikan pada tahun 1991 berdasarkan Kepmen No. 0313/O/1991. Jurusan Teknik Elektro Industri menerima mahasiswa jenjang pendidikan Program D3 ( 3 tahun ) , Program D4 ( 4 tahun ) serta Program D4 (1,5 tahun ) kelanjutan dari Program D3. VISI ­ Jurusan Teknik Elektro Industri mempunyai visi kedepan yaitu menjadi sebuah pusat unggulan (center of excellent) dalam menghasilkan produk (lulusan, hasil penelitian, pengabdian pada masyarakat dan trainning) yang mempunyai kemampuan dibidang pelayanan elektro industri baik secara nasional maupun internasional. MISI Menghasilkan tenaga-tenaga profesional bidang teknik elektro industri dengan kompetensi pelayanan utilitas dan otomasi industri serta mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi masa depan. Menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia, berpikiran terbuka dan siap bersaing dalam pasar global, dengan cara memberikan atmosfir akademik yang baik kepada para mahasiswa. Terlibat secara aktif dalam pengembangan dan peningkatan pendidikan politeknik di Indonesia, khususnya bidang teknik elektro. Menyelenggarakan suatu kegiatan penelitian terapan bidang teknik elektro yang secara nyata mampu menyelesaikan masalah-masalah bidang teknik elektro dan menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat; keduanya merupakan kegiatan yang sinergi dengan kegiatan PENS-ITS sebagai penyelenggara pendidikan professional. Mengembangkan dan melaksanakan nilai-nilai etika moral akademik. TUJUAN Tujuan pendidikan Jurusan Teknik Elektro Industri PENS-ITS yang akan diraih dalam periode 5 tahun mendatang ( 2005-2010 ) adalah menyiapkan tenaga teknisi diploma ahli pada level madya dan ahli madya di bidang pelayanan elektro industri. Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan profesional dalam menerapkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan teknologi dibidang Teknik Elektro Industri untuk pelayanan utilitas dan otomasi industri serta mengupayakan penggunaannya untuk siap berprofesi dalam meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional. Sesuai dengan kurikulum terbaru Jurusan Teknik Elektro Industri, bidang kompetensi umum yang dipilih dan menjadi ciri khusus adalah “Industrial Automation” dan ”Power Quality”. LABORATORIUM YANG DIMILIKI JURUSAN TEKNIK ELEKTRO INDUSTRI Untuk mencapai tujuan pendidikan, maka Jurusan Teknik Elektro Industri telah dilengkapi dengan berbagai Laboratorium dan Ruang Proyek Akhir, yang meliputi: Laboratorium Teknik Sistem Tenaga Laboratorium Pengukuran Listrik Laboratorium Bengkel Elektromekanik Laboratorium Gambar Teknik Laboratorium Electric Drive Laboratorium Bengkel Listrik Laboratorium Power Quality ( Kualitas Daya ) Laboratorium Rangkaian Listrik Laboratorium Factory Automation ( Otomasi Industri ) Ruang Proyek Akhir. KURIKULUM Program D3 Teknik Elektro Industri ( 3 tahun ) Program D4 Teknik Elektro Industri ( 4 tahun ) Program D4 Teknik Elektro Industri ( 1,5 tahun ) RESEARCH GROUP Electric Drive Research Group Power Quality Research Group Applied Power Electronic Research Group STAFF PENGAJAR Ir. Joke Prastilastiarso, MT Ir. Era Purwanto, M.Eng. Ir. Anang Tjahyono , MT Ir. Yahya Chusna Arief , MT Ir. Sutedjo , MT Ir. Gigih Prabowo Ir. Suryono , MT Ir. Moh. Zaenal Efendi , MT Ir. Hendik Eko HS, MT Ir. Abdul Nasir Drs. Irianto , MT Ainur Rofiq Nansur ST, MT Arman Jaya, ST, MT Indhana Sudiharto, ST R. Sanggar Dewanto, ST, MT Renny Rakhmawati, ST, MT Novie Ayub W, ST Rusiana, ST Suhariningsih, S.ST Epyk Sunarno, S.ST Endro Wahjono, S.ST Jurusan Teknik Informatika­⁞ Program Studi Teknik Informatika (PSTI) PENS berdiri sejak tahun 2000 dan menerima mahasiswa untuk jenjang D3 (3 tahun). VISI PSTI mempunyai visi kedepan yaitu menjadi sebuah pusat unggulan pendidikan keteknikan profesional bidang Teknik Informatika untuk menghasilkan lulusan yang siap bersaing di pasar global MISI •Menghasilkan tenaga-tenaga profesional bidang TI dengan kompetensi basis data, rekayasa perangkat lunak, jaringan komputer dan teknologi multimedia •Menghasilkan lulusan yang berpikiran terbuka dan siap bersaing dalam pasar global, dengan cara memberikan atmosfir akademik yang baik kepada para mahasiswa. •Terlibat secara aktif dalam pengembangan dan peningkatan sistem pendidikan politeknik di Indonesia, khususnya bidang Teknik Informatika. •Menyelenggarakan suatu kegiatan penelitian terapan bidang Teknik Informatika yang secara nyata mampu menyelesaikan masalah-masalah bidang TI dan menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat; keduanya merupakan kegiatan yang sinergi dengan kegiatan PENS-ITS sebagai penyelenggara pendidikan profesional. •Mengembangkan dan melaksanakan nilai-nilai etika moral akademik. Laboratorium Yang dimiliki 1. Laboratorium Rekaya Perangkat Lunak 2. Laboratorium Kecerdasan Buatan 3. Laboratorium Pemrograman I 4. Laboratorium Pemrograman II 5. Laboratorium Computer Vision 6. Laboratorium Database 7. Laboratorium Soft Computation 8. Laboratorium Jaringan Komputer 9. Computer Workshop Centre Kurikulum •Program D3 Teknik Informatika (3 tahun) •Program D4 Teknik Informatika (4 tahun) •Program D4 Teknik Informatika (1.5 tahun) Research Group •Computer Network Research Group •Software Engineering Research Group •Computer Vision Research Group •Artificial Intelligence Research Group Study Group & Community •Java Study Group •Oracle Study Group •Linux & Open Source Community Staff Pengajar Dr. Ir. Dadet Pramadihanto, M.Eng Iwan Syarif, S.Kom, M.Kom Achmad Basuki, Drs., M.Kom Tessy Badriyah, S.Kom, MT Nana Ramadijanti, S.Kom, M.Kom Arna Fariza, S.Kom, M.Kom Riyanto Sigit, S.T., MKom Abdul Wahid, S.T Afrida Helen, S.T. , MKom Umi Saadah, S.Kom Entin Martiana, S.Kom Nur Rosyid Mubtadai, S.Kom.,MKom Ali Ridho Barakbah, S.Kom Ferry Astika Saputra, S.T Linda Indrayanti, S.Kom Fitri Setyorini, S.T Ahmad Syauqi Ahsan, S.Kom Isbat Uzzin Nadhori, S.Kom Arif Basofi, S.Kom Yuliana Setyowati, S.Kom Tita Karlita, S.Kom M. Udin Harun Al Rasyid, S.Kom Hero Yudhono,S.T Wiratmoko Yuwono,S.T Setiawardhana,S.T Rengga Asmara,S.Kom Selengkapnya...

Lebih Dekat Dengan Politeknik Negeri Perkapalan Surabaya

Sejarah Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) berawal dari adanya Program Non Gelar PAT (Pendidikan Ahli Teknik) ITS Jurusan Teknik Perkapalan pada tahun 1979 yang saat itu berlokasi di jalan Basuki Rahmad Surabaya. Pada tahun 1982, Program Non Gelar PAT dikelompokkan menjadi Fakultas Non Gelar Teknologi yang didalamnya memiliki Jurusan Teknik Perkapalan. Hingga pada tahun 1986, adanya program “loan agreement” dengan World Bank pemerintah melalui Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi menawarkan pembukaan politeknik baru di ITS dan rektor ITS kala itu langsung menerima tawaran tersebut dan berdirilah Politeknik Perkapalan – ITS, pembangunan fisik gedung politeknik langsung dikerjakan pada tahun yang sama dan berlokasi di kampus ITS Sukolilo. Tahun 1987 adalah tahun pertama Politeknik Perkapalan ITS menerima mahasiswa baru. Jurusan yang digelar saat itu adalah: - Jurusan D III Teknik Bangunan Kapal - Program Studi DIII Teknik Perancangan dan Konstruksi Kapal - Program Studi D III Teknik Bangunan Kapal 2. Jurusan D III Teknik Permesinan Kapal 3. Jurusan D III Teknik Kelistrikan Kapal Tahun 1991 Politeknik Perkapalan – ITS berubah nama menjadi Politeknik Perkapalan Surabaya – ITS dan pada tahun 1996 berubah nama lagi menjadi Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya - ITS (PPNS - ITS). Pada tahun 2003, PPNS bekerjasama dengan Depnakertrans RI mendirikan Program Studi D4 Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (TK3) yang menjadi terobosan bagi pendirian program D4 di PPNS. Pada periode tahun 2003 sampai dengan tahun 2007, PPNS berhasil mendapatkan dana hibah kompetisi TPSDP yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas lulusan. Pada tahun tersebut, keberhasilan program TPSDP dikuti pendirian 4 (empat) program studi baru, yaitu: D4 Teknik Pengelasan, D4 Teknik Perpipaan, D4 Teknik Desain dan Manufaktur serta D4 Teknik Otomasi. Dalam perjalanannya, PPNS selalu berbenah diri. Pengembangan SDM terus dilakukan baik tenaga edukatif maupun non edukatif seperti mengembankan tugas belajar S2 ke luar negeri untuk tenaga pengajar antara lain: Amerika Serikat, Taiwan, Australia, Inggris, Jerman dan Swedia. Sebagai satu – satunya Politeknik Negeri yang bergerak di bidang pendidikan vokasional perkapalan dan berorientasi pada marine manufaktur PPNS ITS selalu meningkatkan kualitas pendidikan dan berhasil memenangkan berbagai dana hibah yaitu Grant Due Like Batch II, dua Grant TPSDP Batch II dan Batch III, Grant INHERENT dan Grant IMHERE Batch IV. Peningkatan kualitas sarana dan prasarana pembelajaran pun selalu dilakukan. Hal ini ditunjukkan antara lain dengan kelengkapan laboratorium, fasilitas, gedung perkuliahan yang representatif dan pembangunan gedung Direktorat PPNS – ITS yang diresmikan pada 20 Februari 2010 oleh Mendiknas RI Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA. Tersedianya gedung yang representatif merupakan modal penting untuk terlaksananya berbagai kegiatan pembelajaran yang aman, nyaman, efektif dan efisien. Sistem manajemen kualitas yang diterapkan oleh PPNS berhasil mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008. Satu catatan yang perlu disampaikan adalah PPNS merupakan perguruan tinggi satu-satunya yang memiliki Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3). Panitia ini dibentuk untuk menjamin setiap unsur kerja yang ada di PPNS telah sesuai dengan standar K3. Fokus Utama: Lulusan yang Kompeten Amanat yang diemban Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) sebagai institusi Pendidikan Tinggi Vokasi membawa konsekuensi berupa upaya berkelanjutan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. PPNS sadar betul bahwa pendidikan dan industri merupakan mata rantai tak terpisahkan. Lulusan yang siap kerja memberikan keuntungan bagi industri, namun hal ini hanya akan tercipta bila industri memberikan peran nyata untuk ikut mematangkan proses pendidikan agar tidak dilepas dalam kondisi ’setengah masak’, namun sudah ’siap saji’. Mata rantai ini yang terus dijaga dan dibangun oleh PPNS untuk menjaga mutu lulusan agar sesuai dengan kebutuhan para pemangku kepentingan. Untuk mencapai hal tersebut, PPNS menjalin kerjasama dengan industri yang terlembagakan dalam wadah yang disebut sebagai IAB (Industrial Advirory Board) atau Dewan Penasehat Industri untuk pengembangan pendidikan di PPNS. Saat ini IAB PPNS diketuai oleh Bapak Joeswanto Karijodimedjo, Presiden Direktur PT Jasa Marina Indah Semarang. Keanggotaan IAB meliputi para pemimpin perusahaan baik kapal maupun non kapal seperti PT PAL, PT DOK, PT INKA, PT Mecco Inoxprima, dll. IAB mengadakan rapat kerja tahunan rutin untuk memberikan masukan tentang kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja, masukan untuk perbaikan kurikulum atau proses pembelajaran, dan banyak hal lain untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan di PPNS. Dalam proses pembelajarannya, mahasiswa PPNS harus menempuh On The Job Training (OJT) atau magang kerja selama 1 semester di perusahaan. OJT ini berbeda dengan kerja praktek, karena dalam OJT mahaiswa benar-benar bekerja sehingga mengalami pengalaman nyata dalam bekerja. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pengalaman langsung untuk berinteraksi interpersonal dalam bekerja dan memahami etos kerja. Dengan demikian, OJT akan membentuk karakter siap kerja dan menghilangkan gap antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Bagi Industri, OJT memberikan keuntungan tak langsung yakni menghilangkan waktu adaptasi awal bekerja dan secara langsung keberadaan mahasiswa OJT akan menurunkan biaya langsung tenaga kerja karena mahasiswa OJT mampu bekerja tanpa dibayar (atau dibayar lebih rendah dari pada tenaga kerja resmi). Meskipun sudah banyak mitra industri PPNS yang sudah menjalin kerjasama dengan sangat baik dalam pelaksanaan OJT, masih disayangkan karena ada perusahaan yang belum sepaham dengan konsep OJT di PPNS. Sebagai bukti atau pengakuan akan kemampuan dalam menguasai bidang/profesi tertentu, PPNS tidak hanya memberikan ijazah, namun masih ditambah dengan Sertifikat Kompetensi yang diberikan kepada para mahasiswa yang lulus uji kompetensi sesuai dengan program studi yang ditempuhnya. Sertifikat kompetensi tersebut adalah: Welding Supervisor, Liquid Penetran Test dan Ultrasonic Test untuk mahasiswa Program Studi D III Teknik Bangunan Kapal; untuk mahasiswa Program Studi DIII Teknik Permesinan Kapal dibekali sertifikasi Pendingin (HVAC), Machining, dan Reparasi Motor; sementara untuk mahasiswa Program Studi D III Teknik Kelistrikan Kapal di berikan sertifikasi instalasi listrik dan elektronika; Sertifikasi CAD 2-D dan CAD 3-D diberikan untuk mahasiswa Program Studi D III Teknik Perencanaan dan Konstruksi Kapal; CAD 3-D dan Computerized Numerical Control (CNC) diberikan untuk mahasiswa Program Studi D IV Teknik Desain dan Manufaktur; sertifikasi Welding Inspector diberikan untuk Program Studi D IV Teknik Pengelasan dan D IV Teknik Perpipaan; sertifikasi Program Logic Control (PLC) diberikan untuk mahasiswa Program Studi D IV Teknik Otomasi; Program Studi Teknik D IV Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja diberikan sertifikasi Ahli K3 Umum. Sehingga setiap lulusan dari PPNS selain memiliki ijasah akademis juga memiliki sertifikat profesi. Upaya yang dilakukan ternyata membawa hasil. Lulusan PPNS relatif cepat terserap di dunia kerja, bahkan banyak mahasiswa yang sudah diterima untuk bekerja di perusahaan walaupun mereka belum resmi lulus. Hasil yang membanggakan ini merupakan buah dari kerja keras dan kekompakan dari semua pihak, mulai dari manajemen, dosen, karyawan, dan mahasiswa serta didukung dengan tersedianya sarana dan prasarana pendidikan yang representatif. PPNS dari sudut pandang yang lain: Public Training Salah satu program yang terus berjalan dan menjadi unggulan citra publik PPNS adalah pelatihan profesi dilaksanakan bekerja-sama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI. Program ini telah berlangsung sejak tahun 1996, pelatihan profesi dan sertifikasi tersebut antara lain: Operator Boiler Kelas I, Operator Pesawat Angkat – Angkut Kelas I, Ahli K3 Umum, Ahli K3 Pesawat Uap dan Bejana Tekan, dll. Sejak tahun 1991 PPNS rutin mengadakan sertifikasi Welding Inspector, sertifikasi ini merupakan kerjasama PPNS dengan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI (saat ini berubah nama menjadi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI) serta Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (saat ini berubah nama menjadi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral). Dalam perkembangannya, sejak tahun 2009 PPNS telah berhasil memenuhi syarat sehingga ditunjuk oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Las sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) Las baik las SMAW maupun Non SMAW, sehingga sejak tahun 2010 ini Diklat Welding Inspector dilaksanakan atas kerjasama antara TUK Las PPNS dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Masih dalam bidang pengelasan, PPNS juga bekerjasama dengan JWES (Japan Welding Engineer Society), IWS (Indonesian Welding Society) dalam menyelenggarakan sertifikasi personal sebagai Welding Engineer. PPNS sebagai institusi pendidikan tinggi vokasi terkemuka di Indonesia, mempunyai kebijakan strategis diproyeksikan agar bisa mencapai visinya untuk menjadi politeknik bereputasi global dalam melaksanakan dan mengembangkan teknologi kemaritiman dan teknologi penunjangnya serta berperan aktif mengimplementasikannya sehingga semua lulusan PPNS merupakan masyarakat akademis berkualitas yang mampu berkompetisi secara global. Beberapa kebijakan strategis tersebut adalah: 1. Implementasi Teaching Factory Teaching Factory merupkan metode pembelajaran yang memiliki alur dan suasana sama persis dengan apa yang ada di perusahaan. Sehingga dengan begitu mahasiswa akan lebih mudah dalam proses pemahaman alur yang berjalan dalam industri. 2. Sertifikat Kompetensi Internasional dan Dual Degree Program Saat ini sudah diproses dengan mengajukan akreditasi ke RINA (Royal Institute of Naval Architect). Akreditasi program studi oleh RINA memberikan dampak bagi lulusan PPNS memiliki kompetensi yang diakui secara internasional. Langkah berikutnya adalah Dual Degree Program, yang saat ini masih dalam tahap perencanaan. 3. Magister Sains Terapan (M.ST) Magister Sains Terapan di adakan untuk memenuhi tuntutan kualifikasi akademis yang semakin tinggi oleh stakeholder PPNS. Program ini sama dengan program S-2 pada umumnya, hanya saja pendalaman ilmunya ke arah sains terapan. Politeknik Perkapalan menerapkan manajemen partisipatif, dan untuk itu menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan dan instansi, antara lain : PT. PAL Indonesia Surabaya PT. DOK dan Perkapalan Surabaya PT. INKA Madiun Schlumberger PT. Freeport Indonesia GTZ - Jerman, 1987 – 1998 PT. Newmont Nusa Tenggara PT. Komatsu Indonesia. PT. Trakindo Utama Ditmenjur Ditjen Dikdasmen Depdiknas RI PT. Esabindo Pratama PT. Pelindo III Depnakertrans R.I Disnaker Jawa Timur Ditjen Migas Dep. Energi & Sumber Daya MineralAmerican Bureau of Shipping PT. Klasifikasi Indonesia Pemda Kabupeten Bengkalis Pemda Kabupaten Merauke Selengkapnya...

Lebih Dekat dengan Politeknik Negeri Bengkalis

Pada tahun 2000, Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis, melalui Yayasan Gema Bahari mendirikan Perguruan Tinggi dengan Nama Politeknik Perkapalan Bengkalis, yang mempunyai 3 jurusan, yaitu : Teknik Listrik Kapal, Teknik Bangunan Kapal, Teknik Permesinan Kapal. Guna mempersiapkan tenaga pengajar di lembaga pendidikan Politeknik Perkapalan Bengkalis, dibuatlah kerjasama antara Pemerintah Daerah tingkat II Bengkalis dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Pada bulan Juni 2000 sebanyak 21 orang dosen Politeknik Bengkalis dikirim ke ITS Surabaya dalam rangka training selama 1 tahun, dan berakhir bulan April 2001. Dalam perjalanannya Politeknik Perkapalan Bengkalis berubah nama menjadi Politeknik Bengkalis yang berada di bawah Yayasan Bangunan Insani. Jurusan yang ada di Politeknik Bengkalis menjadi 5 jurusan, Yaitu : Teknik Perkapalan, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, dan Administrasi Bisnis. Pada bulan Juli 2001, Politeknik Bengkalis menerima mahasiswa baru angkatan pertama. Pada awal pelaksanaan kegiatan akademiknya, Polkteknik Bengkals bekerjasama dengan Politeknik Perkapalan Negeri)Surabaya ITS dan Politeknik Negeri Bandung. PROGRAM STUDI Teknik Perkapalan Terakreditasi No. SK : 011/BAN-PT/Ak-VI/Dpl-III/IX/2006 Membekali mahasiswa dengan kemampuan perencanaan, kontruksi dan teknologi bangunan kapal baja dan fiberglass di sektor industri perkapalan. Teknik Mesin Terakreditasi No. SK : 008/BAN-PT/Ak-VI/Dpl-III/VIII/2006Membekali mahasiswa dengan teknologi permesinan produksi dan otomotif di sektor manufaktur dan industri Teknik Elektro Terakreditasi No. SK : 013/BAN-PT/Ak-VI/Dpl-III/X/2006Membekali mahasiswa dengan teknologi kontrol daya di sektor manufaktur dan industri Teknik Sipil Terakreditasi No. SK : 009/BAN-PT/Ak-VI/Dpl-III/VIII/2006Membekali mahasiswa dengan kemampuan perencanaan, pengawasan, dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi di lingkungan proyek pembangunan dan bisnis properti. Administrasi Bisnis Terakreditasi No. SK : 010/BAN-PT/Ak-VI/Dpl-III/IX/2006Membekali mahasiswa dengan ketrampilan administrasi dan kesekretariatan di sektor industri dan perkantoran. Bahasa Inggris Bisnis Membekali mahasiswa dengan bahasa inggris bisnis sehingga mampu bersaing didunia industri Teknologi Informasi Membekali mahasiswa dengan bidang Teknologi Informasi khususnya pemograman, database, jaringan, multimedia dan mampu merencanakan serta mengembangkan teknologi informasi yang siap bersaiang di dunia industri. VISI Menghasilkan Sumber daya manusia yang cerdas ,jujur, santun, bermartabat dan memiliki daya saing, berdasarkan kompetensi dibidangnya. MISI •Melaksanakan pengembangan kemampuan intelektual dan keterampilan dibidangnya, keseimbangan. Emosi dan Penghayatan spiritual, melalui proses belajar mengajar yang berkualitas •Menyelenggarakan akan kegiatan penelitian yang secara nyata mampu memberikan kontribusi terhadap kebutuhan masyarakat disekitarnya. •Melayani kebutuhan industri dari segi kepakaran sumber daya manusia, penelitian maupun konsultasi teknis Kerjasama Tanggung jawab pendidikan secara hakiki ada pada pemerintah, masyarakat dan orang tua. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan peran perusahaan. Perusahaan harus punya komitmen memajukan sektor pendidikan. Naif rasanya suatu perusahaan yang telah mengeksploitasi dan mengeksplorasi hasil bumi daerah setempat, akan tetapi tidak mempunyai komitmen terhadap pendidikan daerah dan keberpihakan terhadap sumber daya manusia daerah tempatan. Banyak perusahaan yang beroperasi di daerah belum menunjukkan kontribusi kongkrit yang maksimal terhadap pembangunan di daerah, terutama pembangunan bidang pendidikan dan sumber daya manusia tempatan. Sehingga dana community development yang seharusnya disampaikan kepada kebutuhan masyarakat setempat terutama masyarakat yang bersentuhan langsung dengan daerah operasional perusahaan tidak maksimal mencapai sasaran. Terlihat oleh kita masyarakat sebagai penonton dirumahnya sendiri. Pada sisi yang lain, penyediaan sumber daya manusia tempatan yang berkualitas juga tidak dapat terlepas dari peran sebuah lembaga pendidikan, terutama lembaga pendidikan tinggi beserta seperangkat kurikulumnya. Adanya kurikulum yang baik, yang mampu menjembatani standar kualifikasi kecakapan dan kemampuan SDM yang dibutuhkan oleh industri dengan kualitas lulusan yang dihasilkan oleh sebuah perguruan tinggi merupakan satu parameter keberhasilan hubungan kerjasama antara dunia industri dengan dunia pendidikan. Kerjasama Dengan Perguruan Tinggi Lain Disamping melakukan kerjasama dengan pihak industri, pada tahun 2006 ini Politeknik Bengkalis juga menjalin kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi di Riau dan Kepulauan Riau. Perjanjian kerjasama ini ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Politeknik Bengkalis dengan sejumlah perguruan tinggi, seperti: Politeknik Caltect Riau, Politeknik Batam, dan Universitas Abdur Rab. Lewat kerjasama ini diharapkan hubungan diantara Politeknik Bengkalis dengan sejumlah perguruan tinggi tersebut dapat berjalan dengan baik, baik dalam bidang Pendidikan dan pengajaran, penelitian, maupun pengabdian masyarakat. Kerjasama dengan Dunia industri tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan. Keberhasilan suatu industri sangat berkaitan erat dengan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas. Industri strategis yang sangat padat teknologi, padat modal dan beresiko tinggi memerlukan dukungan SDM yang memadai. Karena itu untuk menyiapkan SDM yang kualitasnya sebagaimana yang diharapkan oleh industri, industri harus mau memberikan kontribusi masukan-masukan pemikiran dalam perancangan kurikulum perguruuan tinggi. Sehingga kurikulum yang diterapkan di perguruan tinggi akan mampu menghasilkan lulusan sebagaimana standar kualifikasi kecakapan dan keahlian yang diperlukan oleh dunia industri saat ini. Kehadiran Politeknik Bengkalis sebagai perguruan tinggi yang bergerak dijalur vokasional (program diploma III) yang tertantang untuk mampu menyediakan sumber daya manusia tempatan yang dapat mengisi kebutuhan tenaga kerja di industri-industri guna mewujudkan keinginan masyarakat daerah. Berbagai upaya siap dilakukan oleh Politeknik Bengkalis untuk mewujudkan aspirasi masyarakat daerah di bidang pendidikan dan penyiapan SDM sebagaimana standar kualifikasi kecakapan dan kemampuan yang dibutuhkan oleh dunia industri. Tekad institusi ini akan semakin kuat jika ada dukungan kemauan baik (goodwill) dari masyarakat, pemerintah daerah, dan dunia industri, terutama industri-industri di daerah tempatan. Peran pemerintah, masyarakat dan orang tua, tidaklah cukup untuk dapat mewujudkan sumber daya manusia tempatan yang berkualitas tanpa peran aktif perusahaan sebagai user dari SDM yang dihasilkan oleh sebuah perguruan tinggi. Berpijak pada realita diatas, maka kerjasama antara dunia pendikan dengan dunia industri menjadi suatu hal sangat penting mutlak sifatnya untuk dilakukan. Mengingat hubungan antara kedua entitas tersebut merupakan simbiosis mutualisme sifatnya. •Kondur Petrolium SA •PT. Telkom Indonesia •PT. RAPP Kerinci •Bumi Siak Pusako •Pertamina •PLN Persero Cab Bengkalis •PT. Wahana Riau Konsultan •ITS Surabaya •Universitas Riau •STMIK-AMIK Riau •Universitas Tabrani •Politeknik Negeri Bandung •Politeknik Timah Bangka Belitung •Politeknik Caltex Riau Selengkapnya...

4 Hal Penghambat Kesuksesan Bekerja

KOMPAS.com - Setiap orang pasti ingin memiliki pekerjaan impian dan mendapat kesuksesan. Namun meskipun mereka memiliki intelektualitas dan antusiasme untuk membangun karier, banyak dari mereka yang tidak berhasil meraih kedua hal tersebut. Hal ini disebabkan, "Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan, dan berakibat pada hancurnya pekerjaan impian Anda. Bahkan mungkin target pekerjaan impian pun tidak tercapai," ungkap Kathy Caprino, career executive coach, dalam artikelnya yang berjudul Top 4 Reasons Why Most Career Dreams Fail. Beberapa kesalahan yang berakibat pada hancurnya pekerjaan impian tersebut antara lain: 1. Melakukan hal-hal yang salah untuk mendapatkan yang diinginkan Banyak orang tidak bisa mengidentifikasi apa yang benar-benar mereka inginkan dalam hidup mereka. Terkadang emosi membuat Anda tidak bisa berpikir jernih dalam hal pekerjaan. Namun, ada beberapa orang yang benar-benar memahami tujuan hidup mereka, dan dapat mengartikulasikan dengan jelas arah tujuan mereka, dan melakukannya dengan baik. Hanya saja, di antara mereka masih banyak yang tidak bisa mengambil langkah yang tepat untuk mencapainya. "Misalkan, banyak orang terutama perempuan yang mengalami stres saat bekerja. Dalam kondisi putus asa mereka memutuskan untuk berwirausaha. Ini tidaklah salah, namun sebaiknya tidak dilakukan sebagai pelarian, dan berharap tidak akan menemui hambatan atau bebas stres. Tidak semua orang bisa sukses dalam berwirausaha terutama jika mereka hanya membuatnya sebagai pelarian. Wirausaha juga membutuhkan komitmen dan usaha keras," tukasnya. Sebenarnya mereka tahu apa yang mereka inginkan, tapi salah mengambil langkah untuk mendapatkannya. Setelah salah langkah dan gagal, banyak orang yang menyerah dan berhenti bergerak maju. 2. Terlalu cepat menyerah "Kita semua tahu, banyak orang yang ingin memberikan kontribusi kepada dunia dengan cara yang berbeda. Namun masalahnya, mereka ingin melakukannya dan diakui sekarang juga. Mereka tidak sabar untuk berjuang mewujudkannya, dan menginginkan cara yang instan tanpa membuat komitmen," tukas Caprino. Orang-orang yang berada di bagian tertinggi dalam perusahaan, dan memiliki kontribusi yang besar bagi orang lain, sebenarnya juga memiliki komitmen jangka panjang. Mereka telah bekerja selama bertahun-tahun untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan keahlian untuk mencapai posisi tersebut. Mereka sudah menunjukkan komitmen dan keberanian yang luar biasa untuk melawan ketidakmampuan dan ketakutan mereka agar mereka lebih sukses. Sadarilah, tidak ada kesuksesan yang instan, karena kesuksesan butuh kerja keras dan komitmen untuk mewujudkannya. Jadi jangan terlalu cepat menyerah dan berhenti berusaha untuk mendapatkan kesuksesan Anda. 3. Karier dan "panggilan jiwa" Pekerjaan dengan panggilan jiwa sangatlah berbeda. Banyak orang berpikir karier mereka adalah panggilan jiwa. Seringkali panggilan jiwa bukanlah dalam bentuk pekerjaan ideal, melainkan hobi yang dilakukan sebagai pengisi waktu luang. Kunci untuk menciptakan karier yang memuaskan adalah dengan menemukan jalan untuk membuat Anda bergairah, terarah, dan termotivasi untuk menjadi apapun yang ingin Anda raih. Berhentilah mengharapkan apa yang dimiliki orang lain, dan ciptakan versi terbaik diri Anda. 4. Terlalu takut melangkah Kendala terbesar yang sering dihadapi dalam mencapai impian karier adalah ketakutan atau ketidakmauan untuk melakukan langkah yang besar. "Kenyataannya, Anda tidak dapat melangkah dari titik A ke Z tanpa mengubah diri Anda sendiri," tambah Caprino. Untuk memiliki karier yang bagus, Anda harus berani mengambil langkah maju, berani ambil resiko, dan memperluas diri Anda jauh melampaui zona nyaman Anda dalam bekerja. Lakukan saja beberapa langkah positif yang bisa membantu Anda mencapai kesuksesan. Selengkapnya...

Minggu, 26 Agustus 2012

Berkenalan dengan MAX 5

Walaupun secara format, Max5 hampir sama dengan smash, namun genre dari boy band yang digawangi oleh Ficky, Bayu, Fendi, Reggie dan Taufik ini memang sedikit berbeda karena lebih mengandalkan kualitas vocal yang prima dengan iringan pop dance. Hal ini diperkuat dengan keterlibatan salah satu pentolan pasto dalam penggarapan musik mereka. Maka, jadilah sebuah lagu yang berjudul Cinta Rahasia yang video klipnya telah muncul di youtube dan sebentar lagi pasti akan masuk dalam jajaran tangga lagu Indonesia yang paling banyak di request oleh masyarakat Indonesia. Mereka mengaku kehadirannya di belantika musik Indonesia sedikit terlambat dari pendahulunya dikarenakan adanya pergantian beberapa personil di tubuh Max 5. Dan kini, dengan berada dibawah payung Hits Record, mereka mencoba peruntungan di dunia musik Indonesia dengan memberikan karya2 terbaik untuk seluruh masyarakat Indonesia.
1. Ficky Felary Nama Lengkap : Ficky Felary Nama panggilan : Ficky Kota Kelahiran : Bandung Tanggal Lahir : 29 Mei 1987
2. Reggie Gantira Nama Lengkap : Reggie Gantira Nama panggilan : Egi Kota Kelahiran : Bandung Tanggal Lahir : 20 September 1988 Tinggi : 175 cm
3. Fendi Buccu Nama Lengkap : Fendi Buccu Nama panggilan : Fendi Kota Kelahiran : Makassar Tanggal Lahir : 7 Maret 1991 Tinggi Badan : 172
4. Raden Bayu Wangsakusuma Nama Lengkap : Raden Bayu Wangsakusuma Nama panggilan : Bayu Kota Kelahiran : Jakarta Tanggal Lahir : 24 Desember 1984
5. Taufik Hidayat Nama Lengkap : Taufik Hidayat Nama Panggilan : Opik Kota Kelahiran : Bandung Tanggal Lahir : 21 Juni 1985 Hobby : Swimming, Travelling, dan Singing
Selengkapnya...

INFORMASI FAKULTAS Adab dan Humaniora

Fakultas Adab merupakan satu dari dua fakultas tertua di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Fakultas Adab resmi berdiri bersamaan dengan berdirinya IAIN Al-Jamiah al-Islamiyah al-Hukumiyah pada tahun 1960. Fakultas Adab dan Humaniora pada mulanya memiliki kekhususan kajian di bidang Sastra Arab dan Sejarah Kebu-dayaan Islam. Namun, seiring dengan perubahan bentuk IAIN Jakarta menjadi UIN, Fakultas Adab dan Humaniora mengembang-kan diri dengan membuka jurusan/program studi baru yang berkaitan dengan dunia sastra dan kebudayaan, yaitu Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Jurusan Tarjamah, dan Jurusan Ilmu Perpustakaan. Fakultas Adab dan Humaniora bertujuan menyi-apkan lulusan yang ahli dan profesional di bidang kebahasaan, kesusastraan dan peradaban. Fakultas ini memiliki Jurusan/Program Studi sebagai berikut: 1. Jurusan Bahasa dan Sastra Arab Bahasa sebagai alat pergaulan dan komunikasi mempunyai arti penting dalam pembinaan kebudayaan dan peradaban manusia. Bahasa Arab, di samping bahasa Inggris, telah lama diakui PBB sebagai bahasa internasional dan digunakan dalam pem-bicaraan dan persidangan di PBB. Demikian pula UNESCO telah mengakui dan mengesahkan bahasa Arab menjadi salah satu bahasa yang digunakan dalam persidangan sejajar dengan bahasa internasional lainnya. Di samping itu bahasa Arab juga digunakan sebagai bahasa persatuan umat Islam. Bahkan di Indonesia, yang penduduknya mayoritas Muslim, bahasa Arab sangat berpengaruh. Menyadari akan pentingnya peranan Bahasa Arab sebagai bahasa persatuan umat Islam, Jurusan Bahasa dan Sastra Arab diharapkan dapat menyiapkan tenaga-tenaga ahli dan profesional dalam bahasa Arab untuk mengisi tenaga-tenaga ahli yang bertugas dalam hubungan internasional, lembaga-lem-baga penelitian internasional, dan pertemuan-pertemuan internasional. Mata Kuliah Keahlian yang diberikan dalam jurusan ini meliputi: Qawaid (Sharaf), Qawaid (Nahwu), Balaghah, Muthala'ah, Insya, Tarjamah, Ilmu Lughah, Fiqhul Lughah, Tarikh Adab, Al-Arudh wal Qawafi, Naqd Adabi, Nushush Adabiyah, Filo-logi, Ilmu Lughah Al-Ijtima'i (Sosiolinguistik), Ilmu Lughah Al-Nafsi (Psikolinguistik), Ilmu Lughah Al-Tathbiqy (Linguistik Terapan), Ilmu Ashwat (Fonetik), Nazhariyyatul Adab, Adab Muqaran, Metode Penelitian Sastra, Metode Penelitian Bahasa, Filsafat Islam, Bahasa Persia, Bahasa Urdu, dan Bahasa Turki. 2. Jurusan Sejarah Peradaban Islam Seiring dengan tujuan Fakultas Adab, Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam disiapkan untuk membina lulusan yang dapat memahami dan mengembangkan karya-karya yang bernafaskan Islam dalam lapangan sejarah, kesenian, kebudayaan, dan penggalian sejarah Islam. Mata Kuliah Keahlian yang diberikan di jurusan ini meliputi: Qawaid (Nahwu), Qawaid (Sharaf), Pengantar Ilmu Sejarah, Filsafat Sejarah, Sejarah Dunia, Sejarah Indonesia Pra-Islam, Sejarah Islam di Indonesia, Sejarah Sosial dan Intelektual Islam di Indonesia, Sejarah Islam di Asia Tenggara, Sejarah Islam Kawasan, Sejarah Peradaban Islam, Perkem-bangan Pemikiran Modern di Dunia Islam, Sejarah Islam di Asia Tengah dan Selatan, Historiografi, Histo-riografi Indonesia, Sejarah Pergerakan Nasional, Arkeologi, Teori Politik Islam, Sosiologi, Antropologi Ilmu Sosial Budaya, Metodologi Penelitian Sejarah, Kajian Naskah, Bahasa Belanda, Sejarah Sastra Indonesia, Orientalisme, Kapita Selekta, Filsafat Islam, Bahasa Persia, Bahasa Urdu, dan Bahasa Turki. 3. Jurusan Tarjamah Buku-buku keislaman dan keagamaan yang ditulis dalam bahasa Arab secara umum masih sulit diakses oleh umat Islam Indonesia. Menyadari semakin pentingnya upaya penerjemahan yang profesional, maka Jurusan Tarjamah dibuka. Jurusan ini bertujuan menghasilkan sarjana yang ahli di bidang penerjemahan. Mata Kuliah Keahlian yang diberikan jurusan ini meliputi: Qawaid (Nahwu), Qawaid (Sharaf), Balaghah, Muthala'ah, Insya, Tarjamah (Tahririyah Arab-Indonesia), Tarjamah (Tahririyah Indonesia-Arab), Tar-jamah Tatabbu'iyah (Tarjamah Konsekutif), Tarjamah Fauriyyah (Tarjamah Simultan), Ilmu Lughah, Fiqh Lughah, Mushtalahat, Nazhariyah al-Tarjamah, Ilmu al-Dilalah (Semantik), Ilmu Ashwat (Fonetik), Tarikh Adab, Nushush Adabiyyah, Komposisi (Indonesia), Filologi, Bahasa Persia, Bahasa Urdu, dan Bahasa Turki. 4. Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Masyarakat Indonesia saat ini mempersiapkan diri menuju globalisasi yang ditandai dengan derasnya informasi yang ditopang oleh teknologi canggih. Informasi mengalir merambah tatanan kehidupan ekonomi, sosial, budaya, politik dan teknologi, yang nyaris semuanya berbahasa Inggris. Dengan demikian penguasaan bahasa Inggris sudah merupakan keha-rusan bagi warga negara Indonesia, bila tidak ingin ketinggalan zaman dan ketinggalan kemajuan ilmu dan teknologi. Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris mengemban misi, yaitu mempersiapkan sarjana yang terampil dan ahli dalam bidang bahasa dan sastra Inggris. Mata Kuliah Keahlian yang diberikan dalam jurusan ini meliputi: Keahlian Menulis, Membaca, Berbicara Bahasa Inggris, Morfologi, Sintaksis dan Semantik Bahasa Inggris, Sosiologi Linguistik, Psiko-longistik, Pengantar Pengkajian Kesusastraan Inggris, Ikhtisar Sejarah Kesusastraan, Ikhtisar Kesusatraan Amerika, Pengkajian Prosa Inggris, Pengkajian Drama Inggris, Pengkajian Puisi Inggris, Fiksi Kontemporer Britania, Ikhtisar Kesusastraan Australia, Puisi Amerika Modern, Drama Modern, Cerpen Kontemporer Brita-nia, Puisis Kontemporer Britania, Drama Kontemporer Australia, Kesusastraan Kontemporer Australia, Drama Amerika Modern, Pengantar Sejarah Inggris, Pengantar Kehidupan Kebudayaan Inggris, Pengantar Kebudayaan Amerika, Pengantar Kebudayaan Australia, Sejarah Perkembangan Bahasa Inggris. 5. Jurusan Ilmu Perpustakaan Islam Jurusan ini bertujuan untuk menyiapkan tenaga pustakawan yang memiliki pengetahuan dan kualifikasi akademik, serta terampil dalam pekerjaan teknis kepustakaan. Lulusan program studi ini dapat bekerja sebagai pustakawan di instansi pemerintah atau swasta, di perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan sekolah, perpustakaan masjid, perpustakaan pesantren, perpustakaan dan kearsipan TV, radio, museum, dan lain sebagainya. Mata Kuliah Keahlian yang diberikan pada jurusan ini meliputi: Pengantar Ilmu Perpustakaan, Referensi, Klasifikasi, Diskripsi Bibliografi Buku, Literatur Sekunder, Media Teknologi, Bahan Rujukan, Manajemen Perpustakaan, Pembinaan Koleksi Multi Media, Kepustakawan Muslim, PSUTKI.
Sejarah berdirinya Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung tidak lepas dari IAIN Sunan Gunung Djati Bandung karena UIN merupakan kelanjutan dan pengembangan dari IAIN SGD Bandung. Selanjutnya, berdasar Surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor 56 Tahun 1968 secara resmi berdiri untuk pertama kalinya IAIN Sunan Gunung Djati Bandung. Berdasarkan SK Menteri Agama tersebut, panitia membuka 4 Fakultas: (1) Syari'ah, (2) Tarbiyah, (3) Ushuluddin di Bandung, dan (4) Tarbiyah di Garut. IAIN Sunan Gunung Djati Bandung terdiri dari Fakultas Ushuluddin, Fakultas Syari'ah, Fakultas Tarbiyah di Bandung. Fakultas Syari'ah dan Fakultas lainnya yang ada di Bandung berlokasi di Jl. Lengkong Kecil No. 5. Pada tahun 1973, IAIN SDG Bandung pindah ke Jalan Tangkuban Perahu No. 14 Pada tahun 1974 IAIN SGD pindah lagi ke Jalan Cipadung (sekarang Jl. A.H. Nasution No. 105). Pada tahun 1970, dalam rangka rayonisasi, Fakultas Tarbiyah di Bogor dan Fakultas Syari'ah di Sukabumi yang semula berinduk kepada IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta digabungkan pada Fakultas Induk di Bandung. Sedangkan untuk Fakultas Tarbiyah Cirebon yang semula berafiliasi ke IAIN Syarief Hidayatullah, tanggal 5 Maret 1976 menginduk ke IAIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pada perkembangan berikutnya, pada tahun 1993, didirikan dua fakultas baru, yaitu Fakultas Dakwah dan Fakultas Adab. Pada tahun 1997, pengembangan diarahkan dalam bentuk penyelenggaraan Program Pascasarjana, yang dimulai dengan membuka Program S.2 Pascasarjana. Pada tahun 1997, terjadi perubahan kebijakan penataan sistem rayonisasi untuk IAIN. Berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1997 tanggal 21 Maret 1997 Fakultas Tarbiyah Cirebon yang semula menjadi cabang Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Gunung Djati Bandung meningkat statusnya menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Cirebon; demikian juga Fakultas Syari'ah Serang yang semula merupakan cabang Fakultas Syari'ah IAIN Sunan Gunung Djati Bandung statusnya menjadi STAIN Serang. Berdasarkan Peraturan Presiden RI No. 57 Tahun 2005, tanggal 10 Oktober 2005, bertepatan dengan tanggal 6 Ramadhan 1426 H, IAIN berubah statusnya menjadi UIN sunan Gunung Djati Bandung. Visi Menjadikan UIN sebagai perguruan tinggi yang unggul dan kompetitif yang mampu mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum berlandaskan paradigma wahyu memandu ilmu. Misi 1. Memadukan dzikir dan fikir. 2. Memiliki kecerdasan spiritual, emosional, dan intelektual. 3. Menemukan, mengembangkan, dan menerapkan ilmu, teknologi, sosial, budaya dan seni.
Selengkapnya...

Minggu, 08 Juli 2012

Satu Kata untuk Selamatkan Hubungan Anda

..Ghiboo.com - Mengatakan maaf pada pasangan adalah cara termudah untuk mengakhiri satu persoalan, tapi sekaligus jadi tes paling sulit untuk ego Anda. Permintaan maaf dalam sebuah hubungan menunjukkan apakah ego Anda menang atas cinta atau sebaliknya. Permintaan maaf dari kedua pihak adalah cara terbaik untuk memperbaiki hubungan yang telah hambar. Ini juga bisa menjadi cara terbaik untuk kembali mengangkat semangat pasangan Anda. Berikut beberapa kesempatan penting untuk mengatakan maaf untuk menyelamatkan hubungan Anda, yang dikutip dari Boldsky, Jumat (6/7). Telat datang nonton Janji nonton film dan tiket sudah ada di tangan. Tapi Anda justru datang terlambat. Sementara film sudah diputar beberapa menit yang lalu. Saat itu kata "maaf" harus Anda ucapkan pada pasangan Anda. Setelah pasangan Anda tenang dari kemarahannya, segera beli tiket untuk pertunjukan berikutnya untuk menembus kecerobohan Anda. Berbohong Anda berbohong padanya bahwa Anda sedang bekerja disaat Anda sedang menonton pertandingan sepak bola dengan teman-teman Anda. Ketika dia tahu, tentu akan ada pertengkaran yang hebat. Pertama-tama lebih baik memberitahu yang sebenarnya dengan meminta maaf terlebih dahulu. Lupa makan di rumah Dia memasak untuk Anda tapi Anda makan malam di luar dengan teman-teman Anda. Jika itu adalah kejutan, tentu tidak ada masalah. Tapi kalau sebelumnya dia sudah beritahu Anda, dan Anda lupa maka yang terbaik adalah meminta maaf dengan tulus. Merusak mobil Anda menghancurkan mobil barunya, meskipun dia sudah mengingatkan Anda untuk mengambil kursus menyetir. Mungkin keberuntungan Anda, karena belum mahir sehingga mobil tergores sedikit. Tapi, apapun itu sebelum dia bereaksi lebih besar, sampaikan kata "maaf" kepadanya. Lupa jemput di bandara Anda lupa harus menjemputnya di bandara. Anda bisa saja ketiduuran tapi sama sekali bukan alasan tepat. Satu-satunya cara untuk memperbaiki hubungan adalah muncul di depan pintu rumahnya dengan karangan bunga dan kartu besar bertuliskan kata "maaf". Catatan: Mengatakan "maaf" seharusnya tidak mengakhiri ego. Hal ini karena tidak peduli siapa menang atau kalah, karena Anda akan selalu menang sebagai pasangan. Selengkapnya...

Kamis, 05 Juli 2012

7 Kiat Sukses Jadi 'Anak Baru' di Kantor

.Menjadi anak baru di kantor memang bukanlah hal yang mudah. Jangan terjerumus dalam hal-hal kecil yang bisa membuat anda diasingkan. Pelajari 7 tips berikut ini. Setelah melalui proses rekrutmen yang menantang, kini saatnya Anda memasuki kantor baru. Seperti apa teman kerja, lingkungan, dan apakah mereka akan menyukai Anda tentunya membuat hati berdebar-debar. Jangan khawatir, selalu ada cara agar Anda mudah diterima. Ingat, jangan hanya fokus ke diri Anda tapi juga perhatikan lingkungan dan teman sekerja. 1. Cara Berpakaian Anda adalah anak baru di kantor. Jangan berharap teman sekerja langsung bisa mengenali kepribadian Anda. Penampilan luar merupakan salah satu poin kesan pertama Anda. Gunakan pakaian yang pantas dan tidak berlebihan di hari pertama bekerja. Seperti apa gaya berbusana di kantor baru bisa Anda pelajari saat datang wawancara atau ketika proses rekrutmen di kantor tersebut. Jika Anda belum pernah sama sekali mengunjungi kantor Anda, tak ada salahnya memilih pakaian yang lebih rapih ketimbang yang lebih santai. Ini adalah momen untuk menciptakan kesan pertama, pastikan pakaian yang dipilih bisa memberi gambaran seperti apa kepribadian Anda di tempat kerja. Jangan menggunakan aksesori atau makeup berlebihan yang seakan meminta perhatian. Bisa jadi hal tersebut malah membuat Anda menjadi bahan omongan miring di tempat kerja baru. 2. Budaya Kantor Mempelajari seperti apa budaya kantor baru Anda sangatlah penting. Ada kantor yang santai, formal, atau kombinasi antara keduanya. Pastikan Anda mempelajari dulu seperti apa budaya kantor Anda dari perilaku teman-teman sekerja, hubungan teman sekerja dengan atasan, dan sebaliknya. Ada kantor yang Anda bisa dengan santai menghampiri meja bos untuk berdiskusi, ada juga kantor yang bahkan Anda tak akan punya kesempatan untuk berbicara dengan bos besar Anda. Anda tentunya tak mungkin mengingat banyak hal dalam waktu yang singkat. Gunakan catatan untuk mengingat hal-hal yang penting. 3. Kepribadian yang Positif Dalam proses bekerja, suatu saat Anda pasti membutuhkan bantuan rekan kerja. Jangan bangun dinding yang tinggi pada hari pertama kerja. Sapa rekan kerja yang Anda temui dengan senyum. Untuk awal, cukup sapa dengan senyum atau hai. Tak perlu terlalu keras berusaha mengobrol seakan Anda sudah mengenal mereka lama. Terlalu 'sok akrab' malah akan membuat Anda dijauhi di tempat kerja. Biarkan hubungan Anda tumbuh secara alami lewat proses interaksi sehari-hari. Pada masa-masa awal kerja, jika ada ajakan untuk hang-out selepas kerja, usahakan untuk ikut serta. Lewat kesempatan yang lebih santai tersebut Anda bisa mengenal rekan kerja lebih jauh dan mengakrabkan diri. Usahakan untuk seimbang dalam mendekati berbagai jenis rekan kerja. Terlalu banyak mendekati rekan kerja laki-laki atau terlalu memilih mendekati atasan akan membuat Anda cepat jadi bisik-bisik kantor. 4. Mengingat Nama & Posisi Ini merupakan hal yang penting untuk membangun kesan pertama. Usahakan untuk mengingat nama teman sekerja Anda, minimal yang satu bagian atau divisi. Anda juga bisa membuat semacam peta nama agar mudah mengingat. Gambar secara umum posisi duduk dan tulis nama teman Anda untuk memudahkan mengingat. Pilih satu atau dua orang yang Anda ingat betul, lalu minta bantuan mereka untuk mengingat nama-nama teman lainnya. Mengetahui posisi orang tersebut di perusahaan juga penting. Jangan sampai sikut-sikutan di lift dengan rekan sekerja yang ternyata salah satu orang penting di perusahaan Anda. Memang tidak mudah untuk melakukan hal tersebut dalam minggu pertama. Lakukan bertahap dimulai dari orang yang paling sering berinteraksi dengan Anda. 5. Bantu & Inisiatif Salah satu cara untuk mudah disukai di tempat kerja baru adalah menjadi rekan kerja yang senang membantu dan berinisiatif. Tentunya lagi-lagi jangan berlebihan. Pastikan pekerjaan Anda tetap bisa diselesaikan walau harus membantu tugas rekan kerja. Jika pekerjaan Anda sudah selesai, jangan hanya berdiam diri dan menunggu penugasan selanjutnya. Tanyakan kepada atasan atau rekan kerja apa yang bisa Anda lakukan atau siapa yang bisa Anda bantu. 6. Semangat Bekerja Pernah saya memiliki rekan baru yang selalu datang telat dan sering pulang cepat. Hal tersebut tentunya bukan hal yang tepat untuk memberi kesan pertama yang baik. Usahakan selalu datang sedikit lebih cepat jika memungkinkan dan pulang setelah waktunya atau sudah ada rekan kerja lain yang pulang. Pelajari dulu bagaimana kebiasaan kantor baru Anda. Ada kantor yang karyawannya tidak pulang sebelum bosnya pulang. Ada juga yang bebas pulang pergi asal pekerjaan selesai. Untuk bulan-bulan awal selama Anda masih masa penilaian, usahakan selalu tepat waktu saat datang dan berkontribusi lebih. Setelah mempelajari kebiasaan perusahaan, pelan-pelan Anda bisa menyesuaikan diri. Salah satu kesan pertama yang harus dihindari adalah malas! Satu hal lagi yang tak kalah penting adalah meminimalisir kepentingan pribadi pada jam kerja. Usahakan sesedikit mungkin chatting, membuka situs jejaring sosial, atau izin untuk hal-hal yang tidak terlalu penting. 7. Hindari Bergosip Godaan terlibat bergosip memang kadang susah ditolak. Untuk masa-masa awal sebaiknya hindari terlibat dalam kegiatan pergosipan. Jangan sampai citra Anda sebagai anak baru menjadi miring karena ikut-ikutan berkomentar dan terlibat dalam tim gosip. Sebagai anak baru, sebaiknya perbanyakan teman daripada lawan. Selengkapnya...

Kesalahan Umum Dalam Mengirimkan CV Pada Lulusan Baru

Curriculum vitae adalah representasi diri. Tetapi para lulusan baru sering mengirim CV yang bikin geleng-geleng kepala. Karena kurang referensi, mereka kerap melakukan kesalahan yang tidak disadari. Memang tidak mutlak membuat mereka ditolak, tetapi memperkecil peluang diterima. Nah, jika Anda seorang lulusan baru yang sedang berburu kerja dan tidak kunjung mendapat panggilan, jangan-jangan Anda melakukan beberapa kesalahan ini. Foto Jika perusahaan mensyaratkan foto dalam lamaran kerja, pilihlah foto yang membuat Anda terlihat profesional. Jangan pakai foto yang diambil dari Facebook hanya karena Anda tampil menarik (atau seksi). Bagaimana Anda mau dianggap serius bila foto yang dilampirkan terlihat main-main dan hasil crop? Umumnya perekrut lebih menyukai foto yang simpel. Pergilah ke studio foto dan bikin satu foto yang bagus – untuk investasi Anda ketika melamar pekerjaan. Alamat email Hmm, alamat email seperti inacuantixxbanget@yahoo.com atau romisayangchika@ymail.com sepertinya kurang menarik jika dipajang di CV. Anda kan sedang melamar pekerjaan di suatu perusahaan jadi sebaiknya hindari alamat email yang terlalu personal. Buatlah satu akun email dengan nama asli Anda untuk keperluan resmi. Jangan sampai Anda kalah bersaing dengan pelamar lainnya hanya karena alamat email Anda menggelikan. Informasi yang tepat Jangan kirim CV yang persis sama ke semua perusahaan. Usahakan “jahit” terlebih dahulu setiap kali Anda melamar. Beri penekanan pada prestasi atau keahlian yang relevan dengan posisi incaran. Tidak perlu mencantumkan prestasi “pemenang lomba karaoke” bila memang posisi yang Anda inginkan tidak membutuhkan keahlian bernyanyi. Informasi pendidikan juga cukup dimulai dari SMA saja, tidak perlu taman bermain dan TK. Intinya, tekankan pada informasi yang bisa menunjukkan Anda orang yang tepat untuk posisi ini. Terlalu panjang Pihak perekrut akan menerima setumpuk lamaran, jadi satu menit pertama amat menentukan. Jangan buang waktunya sia-sia dengan membeberkan prestasi Anda dari sejak TK. Buatlah kesan yang baik di surat lamaran sehingga mereka mau membaca hingga habis. Anda boleh menyertakan alamat LinkedIn atau blog yang berisi portofolio bila diperlukan. Tetapi apa pun yang terjadi, jangan pernah meminta perekrut untuk mendownload sendiri CV Anda dari Internet. Tidak semua kantor punya koneksi bagus. Email kosong Mentang-mentang CV tersimpan di telepon seluler, maka begitu melihat suatu lowongan Anda langsung mengirimkannya tanpa berusaha membuat surat lamaran. Mau tahu kesan yang muncul begitu membaca email kosong seperti ini? Pelamar adalah seseorang yang malas. Pelamar hanya secara acak mengirim CV ke kanan-kiri tanpa usaha lebih untuk membuat surat lamaran yang menarik. Jiplakan Yep, para perekrut sudah sering membaca bertumpuk CV jadi mereka bisa mengenali mana yang jiplakan dan bukan. Usahakanlah membuat surat lamaran dengan kalimat orisinal untuk meningkatkan kemungkinan Anda diterima. Kalaupun belum memiliki pengalaman, Anda bisa menceritakan poin kekuatan Anda yang cocok untuk pekerjaan yang diincar. Tak perlu membuat surat lamaran yang terlalu panjang. Fokus pada kekuatan Anda dan tentunya jangan lupa mencantumkan informasi kontak agar mudah dihubungi Selengkapnya...

4 Kesalahan Dalam Wawancara Kerja

Wawancara kerja merupakan tahapan yang paling penting dalam mencari pekerjaan. Satu kesalahan fatal saja bisa membuat Anda batal mendapatkan pekerjaan impian. Ini beberapa kesalahan yang harus dihindari. 1. Panik dan memberikan jawaban terbata-bata Inilah alasan Anda harus melakukan persiapan yang matang sebelum wawancara kerja. Jika perlu lakukan simulasi dengan pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan keluar dalam wawancara, sehingga Anda tak grogi. Satu hal lagi kiat untuk menghindari kepanikan dan jawaban terbata-bata adalah kejujuran. Jika yang Anda ungkapkan adalah sebuah kejujuran, pasti akan mudah mengutarakannya. Jangan sampai Anda dianggap tidak menguasai topik karena kegugupan Anda. 2. Hindari topik sensitif Sering kali pihak pewawancara melakukan obrolan santai untuk membuat suasana tak terlalu kaku. Untuk hal ini, lebih baik hindari topik-topik yang sensitif seperti politik, dan SARA. Bisa jadi pihak yang Anda sudutkan dalam topik obrolan tersebut memiliki hubungan dekat dengan si pewawancara — sehingga berpengaruh terhadap penilaiannya. Lebih baik pilih topik yang ringan juga netral. 3. Hindari bergosip Hobi bergosip bisa menjadi alasan Anda ditolak dari pekerjaan impian. Jadi jangan pernah mengajak orang yang mewawancara Anda untuk bergosip. 4. Sok tahu Jika di saat wawancara saja Anda sudah dinilai sok tahu dan tidak mau mendengarkan orang lain, jangan berharap Anda bisa diterima kerja. Perusahaan umumnya menginginkan orang-orang yang bisa bekerja dalam sebuah tim. Bukan orang sok pintar yang individualis. Jadi jangan pernah bersikap sok tahu. Semoga sukses! Selengkapnya...

Air Putih Sebelum Makan Bikin Langsing

Ghiboo.com - Melakukan diet dengan tidak makan makanan berkalori tinggi sepertinya sudah basi. Memperbanyak minum air putih sebelum makan justru bisa menjadi trik jitu untuk menurunkan berat badan. Sebuah riset menunjukkan mengonsumsi dua gelas air putih sebelum makan mampu membuat Anda memiliki berat badan ideal dibandingkan mereka yang tidak meminum air putih sebelum makan. "Dalam penelitian terbaru, kami menemukan orang yang minum air putih sebelum makan tiga kali per hari selama 12 minggu mengalami penurunan berat badan sekitar 5 kg lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak melakukannya," papar Brenda Davy dari Virginia Tech di Blacksburg, dilansir melalui timesofindia, Jumat (10/2). Davy mengatakan bahwa air akan membuat perut merasa kenyang dan mengurangi nafsu makan. Air merupakan zat yang tepat untuk mengisi sebagian isi lambung karena air bersifat zero calorie atau tak memiliki kandungan kalori. Asupan air inilah yang akan bekerja untuk membatasi asupan kalori sehingga orang tidak akan makan banyak. Kebiasaan mengonsumsi air putih dianggap sangat baik selama menjalani program diet. Sebab, banyak orang yang melakukan diet justru meminum minuman berkalori tinggi, seperti coffe blended yang dipenuhi whipped cream dan minuman sejenisnya, yang justru membuat program diet mereka gagal. Selengkapnya...

Banyak Anak Picu Kegemukan

Ghiboo.com - Tak ada orang ingin menjadi gemuk. Kegemukan merupakan 'undangan' untuk berbagai penyakit. Sekitar 90 persen masalah kegemukan disebabkan oleh doyan makan makanan enak dan gaya hidup tak sehat. Menurut dr. Inge Permadhi, Dr., MS, SpGK dari RSCM menjelaskan kenaikan berat badan bisa disebabkan karena hal-hal lain yang tak diduga sebelumnya. Genetik Seringkah Anda melihat orangtua gemuk anaknya juga gemuk? Ya, obesitas bisa diturunkan melalui faktor genetik. "Salah satu orangtua gemuk, anak memiliki risiko 30-40 persen mengalami kegemukan. Jika kedua orangtua gemuk, anak berisiko hingga 70-80 persen," jelas dr. Inge. Penyakit tertentu Sindrom cushing bisa memicu kenaikkan berat badan karena tubuh tidak bisa memproses nutrisi dengan tepat. Selain itu, pengonsumsian beberapa obat juga menyebabkan kenaikan berat badan, seperti pil KB, obat kejang dan sebagainya. Bertambah usia Tak hanya keriput saja yang muncul seiring pertambahan usia. Namun, juga perut akan semakin membuncit dan lemak semakin menumpuk. Menurut penelitian, proses penuaan membuat metabolisme alami dan mobilitas tubuh semakin berkurang. Hal ini menyebabkan timbulnya proses penggantian massa otot dengan lemak tubuh. Selain itu, wanita lanjut usia cenderung mengalami penurunan hormon estrogen, sehingga tubuh pun menjadi kegemukan. Banyak anak Kata pepatah, banyak anak tak hanya bikin banyak rejeki. Tapi juga bikin gemuk. "Banyak anak membuat orangtua gemuk karena kalau makanan anak nggak habis, mau nggak mau orangtuanya yang menghabiskan. Akhirnya, berat badan naik," jelas dr. Inge. Perbaikan ekonomi Semakin tinggi tingkat perekonomian seseorang, maka gaya hidupnya akan berubah. "Banyak uang, orang cenderung memilih makan di luar. Akibatnya, pola makan tidak terkontrol dan cenderung memilih yang tidak sehat," ungkap dr. Inge. Merokok Merokok dapat meningkatkan laju metabolisme. Ketika seseorang berhenti merokok, tingkat metabolisme cenderung menurun secara signifikan, sehingga menyebabkan kegemukan. Selengkapnya...

Selasa, 06 Maret 2012

Kenalan dengan personil SM★SH


kenalan yuk ama personil SM★SH yang sering muncul di iklan dan film,,, maaf ya kalau salah, karna ini belum di updatem n diambil dan dikumpulkan dari sumber-sumber yang terpercaya.

1
Morgan Oey (Handi Morgan Winata)
Tempat Tanggal Lahir: Singkawang, 25 Mei 1990
Tinggi/berat badan: 178 cm/65 kg
Hobi: Nyanyi, renang
Agama: Katolik
Pendidikan: Kuliah di Universitas Bina Nusantara, jurusan IT
2.
M. Ilham Fauzi E
Tempat Tanggal Lahir: Kendari, 29 Agustus 1995
Tinggi/berat badan: 170cm/56 kg
Hobi: Nyanyi, Dance
Agama: Islam
Pendidikan: Sekolah di SMAN 1 Bandung

3.
Dicky Muhammad Prasetya
Tempat Tanggal Lahir: Bandung, 18 Juni 1993
Tinggi/berat badan: 170 cm/48 kg
Hobi: Dengerin musik
Agama: Islam
Pendidikan: Sekolah di SMA BPI 1 bandung

4.
Rafael Tan (Rafael Landry Tanubrata)
Tempat Tanggal Lahir: Garut, 16 November 1986
Tinggi/berat badan: 178 cm/68 kg
Hobi: Jalan-jalan
Agama: Katolik
Pendidikan: Kuliah di Universitas Kristen Maranatha Bandung

5.
Rangga Moela (Rangga Dewamoela Soekarta)
Tempat Tanggal Lahir: Voorburg, Belanda, 6 Januari 1988
Tinggi/berat badan: 170 cm/60 kg
Hobi: Jalan-jalan, nongkrong
Agama: Islam
Pendidikan: Kuliah di Universitas Katolik Parahyangan Bandung, jurusan Hukum

6.
Bisma Katisma
Tempat Tanggal Lahir: Bandung, 27 November 1990
Tinggi/berat badan: 169 cm/51 kg
Hobi: Berkarya
Agama: Islam
Pendidikan: Kuliah di Unikom Bandung, jurusan Desain Komunikasi Visual

7.
Reza Anugrah
Tempat Tanggal Lahir: Kendari, 21 Maret 1994
Tinggi/berat badan: 172 cm/55 kg
Hobi: Nonton DVD
Agama: Islam
Pendidikan: Sekolahdi SMAN 6 Bandung
Selengkapnya...

Rabu, 01 Februari 2012

6 Manfaat Menjomblo


YAHOO-NEWS. Kehidupan para lajang selalu diremehkan. Padahal ketika lajang, kita bisa menari gila-gilaan, menggoda teman kampus yang imut dan kalau diajak pergi keluar negeri — selama uang tidak masalah — kenapa tidak?

Ternyata kehidupan melajang bukan hanya lebih menyenangkan, tapi juga meningkatkan kesehatan. Jadi jangan sedih kalau kamu masih melajang. Senyumlah, karena ini manfaat melajang!

Keuangan lebih kuat
Menikah memang dapat mengurangi biaya sehari-hari, tetapi acara perkawinan itu sendiri memakan banyak biaya. Biaya pernikahan di Inggris rata-rata sebesar 18.500 pounds (Rp 262 juta). Tidak hanya biaya pernikahan yang tinggi, biaya perceraian juga tinggi. Di Inggris besarnya 13.000 pounds (Rp 184 juta).


Apakah ada pengaruhnya terhadap kesehatan? Tentu saja. Orang makmur hidup lebih sehat sepanjang hidupnya, dan mereka hidup lebih lama daripada mereka yang berasal dari kelas ekonomi rendah.

Tubuh lebih sehat
Tampaknya jika kita menikah, kita tidak hanya mendapatkan pasangan tapi juga berat badan ekstra. Sebuah jajak pendapat menunjukkan, hanya 27 persen orang dewasa yang mampu melakukan aktivitas fisik sebanyak 150 menit setiap pekan seperti yang dianjurkan. Dari 27 persen itu, sebagian besar telah menikah. Menurut peneliti AS, 46 persen dari 5.000 orang yang berpartisipasi dalam penelitian tersebut naik 9 kg setelah menikah.

Namun berat badan pria tidak terlalu terpengaruh. Berbeda dengan wanita, berat badan pria justru meningkat ketika bercerai.

Lebih banyak teman
Meninggalkan temanmu untuk sebuah makan malam romantis adalah tanda yang paling jelas dari hubungan yang serius. Walaupun begitu, pertemanan adalah hal yang paling berharga. Sebuah penelitian di Australia yang dilakukan selama 10 tahun menemukan, orang tua yang punya banyak teman hidup lebih lama daripada mereka yang temannya sedikit. Para peneliti Harvard juga menemukan, ikatan sosial yang kuat mampu meningkatkan kesehatan otak seiring berjalannya usia.

Ada lagi penelitian yang membuktikan, mereka yang punya hubungan sosial yang tinggi 50 persen hidup lama. Jadi teman bukan hanya untuk sekedar berbagi rahasia dan berkaraoke bersama.

Jarang bertengkar
Berteriak memaki pasanganmu hingga serak sangat tidak menyenangkan. Banyak risiko kesehatan yang diakibatkan oleh berkelahi dengan orang yang dicintai. Penelitian terbaru menunjukkan, stres pernikahan bisa berdampak buruk bagi jantung. Stres pernikahan juga mempunyai dampak yang lebih buruk bagi wanita dibandingkan pria. Wanita yang memendam emosinya saat bertengkar empat kali mati lebih cepat daripada mereka yang blak-blakan.

Porsi makan lebih kecil
Dongeng selalu bercerita tentang perempuan yang bertemu dengan pria, jatuh cinta, menikah dan hidup bahagia selamanya. Apa yang tidak diceritakan dalam dongeng adalah ketika kita menikah, kita akan makan sebanyak porsi pria dan makanan-makanan berkalori lainnya.

Lebih cepat sembuh
Ternyata menjadi lajang dan jarang bertengkar berpengaruh bagus terhadap kekebalan tubuh. Penelitian yang dilakukan di AS menemukan, luka pada pasangan yang memiliki banyak tekanan pernikahan sembuh lebih lama daripada mereka yang sedikit bertengkar.
Selengkapnya...

Wanita Marah Dengar Kata-kata Ini!


disadur dari yahoo.com

Ghiboo.com - Wanita adalah makhluk yang tercipta dengan karakter lebih sensitif. Mereka cenderung menggunakan perasaan ketimbang rasio.

Bagi kebanyakan pria yang tengah menjalani hubungan, lebih baik selalu mengucapkan kata-kata manis di depan kekasih. Namun, jangan pernah menyinggung perasaannya dengan kata-kata yang mungkin tidak berkenan di hati pasangan wanita.

Agar hubungan Anda berjalan mulus, Times of India akan memberi berbagai tips pernyataan apa yang sebaiknya Anda hindari.


Kamu terlihat gemuk mengenakan gaun itu

Pernyataan seperti ini bisa menurunkan rasa percaya dirinya dan membuatnya merasa tersinggung. Hati-hati berbicara soal berat badan, karena mungkin dia bisa mengalami frustasi.

Ibumu tampak lebih muda dari mu

Kebanyakan wanita pasti dekat dengan ibunya.Tapi jangan pernah mengatakan bahwa ibu nya justru tampak seperti adik dari kekasih Anda. Jangan pernah coba membandingkan jika Anda dan dia masih dalam tahap pendekatan.

Kamu mengingatkanku pada mantan kekasihku

Itu merupakan pernyataan terburuk yang tak ingin di dengar banyak wanita saat tengah menjajaki hubungan dengan seorang pria.

Ibuku adalah koki terbaik

Jangan terlalu membanggakan keahlian memasak ibumu di depan pasangan wanita. Karena wanita manapun akan selalu bangga dengan keterampilannya menciptakan kuliner lezat.

Saya tidak suka temanmu

Kebanyakan pria, masih tetap suka bergaul dengan teman-temannya meskipun telah memiliki kekasih, begitupun wanita. Jadi jangan pernah melarang seorang wanita tetap bergaul dengan teman-temannya .

Mengapa wanita suka berlama-lama di salon?

Jangan pernah lontarkan pertanyaan ini pada wanita. Apalagi mengeluh soal anggaran perawatan kecantikannya yang selalu minta di-support oleh Anda. Jika kebanyakan pria suka menghabiskan waktu sepak bola atau mengutak atik motor dan mobil, wanita pun ingin menghabiskan waktunya merawat dan mempercantik seluruh bagian tubuhnya.

Gadis itu seksi sekali

Setiap wanita pasti tidak akan pernah suka mendengarnya, apalagi jika pria sudah mulai membandingkan kecantikan kekasihnya dengan wanita lain.

Aku butuh waktu sendiri

Pernyataan ini bisa membuat banyak wanita salah paham. Bisa membuat pikirannya merasa dirinya tak dibutuhkan lagi oleh Anda. Secara perlahan pun wanita bisa menjaga jarak dan menjauhi Anda.

Jadi, pikir-pikir lagi sebelum mengatakan hal di atas ya...
Selengkapnya...

Rabu, 25 Januari 2012

Pengenalan Jurusan Arsitektur

Arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lansekap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain produk. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut.

Ruang lingkup dan keinginan
Menurut Vitruvius di dalam bukunya De Architectura (yang merupakan sumber tertulis paling tua yang masih ada hingga sekarang), bangunan yang baik haruslah memilik Keindahan / Estetika (Venustas), Kekuatan (Firmitas), dan Kegunaan / Fungsi (Utilitas); arsitektur dapat dikatakan sebagai keseimbangan dan koordinasi antara ketiga unsur tersebut, dan tidak ada satu unsur yang melebihi unsur lainnya. Dalam definisi modern, arsitektur harus mencakup pertimbangan fungsi, estetika, dan psikologis. Namun, dapat dikatakan pula bahwa unsur fungsi itu sendiri di dalamnya sudah mencakup baik unsur estetika maupun psikologis.
Arsitektur adalah bidang multi-dispilin, termasuk di dalamnya adalah matematika, sains, seni, teknologi, humaniora, politik, sejarah, filsafat, dan sebagainya. Mengutip Vitruvius, "Arsitektur adalah ilmu yang timbul dari ilmu-ilmu lainnya, dan dilengkapi dengan proses belajar: dibantu dengan penilaian terhadap karya tersebut sebagai karya seni". Ia pun menambahkan bahwa seorang arsitek harus fasih di dalam bidang musik, astronomi, dsb. Filsafat adalah salah satu yang utama di dalam pendekatan arsitektur. Rasionalisme, empirisisme, fenomenologi strukturalisme, post-strukturalisme, dan dekonstruktivisme adalah beberapa arahan dari filsafat yang memengaruhi arsitektur.


Teori dan praktik
Pentingnya teori untuk menjadi rujukan praktik tidak boleh terlalu ditekankan, meskipun banyak arsitek mengabaikan teori sama sekali. Vitruvius berujar: "Praktik dan teori adalah akar arsitektur. Praktik adalah perenungan yang berkelanjutan terhadap pelaksanaan sebuah proyek atau pengerjaannya dengan tangan, dalam proses konversi bahan bangunan dengan cara yang terbaik. Teori adalah hasil pemikiran beralasan yang menjelaskan proses konversi bahan bangunan menjadi hasil akhir sebagai jawaban terhadap suatu persoalan. Seorang arsitek yang berpraktik tanpa dasar teori tidak dapat menjelaskan alasan dan dasar mengenai bentuk-bentuk yang dia pilih. Sementara arsitek yang berteori tanpa berpraktik hanya berpegang kepada "bayangan" dan bukannya substansi. Seorang arsitek yang berpegang pada teori dan praktik, ia memiliki senjata ganda. Ia dapat membuktikan kebenaran hasil rancangannya dan juga dapat mewujudkannya dalam pelaksanaan". Ini semua tidak lepas dari konsep pemikiran dasar bahwa kekuatan utama pada setiap Arsitek secara ideal terletak dalam kekuatan idea.

Sejarah
Untuk lebih jelas lihat artikel utama: Sejarah arsitektur
Arsitektur lahir dari dinamika antara kebutuhan (kebutuhan kondisi lingkungan yang kondusif, keamanan, dsb), dan cara (bahan bangunan yang tersedia dan teknologi konstruksi). Arsitektur prasejarah dan primitif merupakan tahap awal dinamika ini. Kemudian manusia menjadi lebih maju dan pengetahuan mulai terbentuk melalui tradisi lisan dan praktik-praktik, arsitektur berkembang menjadi ketrampilan. Pada tahap ini lah terdapat proses uji coba, improvisasi, atau peniruan sehingga menjadi hasil yang sukses. Seorang arsitek saat itu bukanlah seorang figur penting, ia semata-mata melanjutkan tradisi. Arsitektur Vernakular lahir dari pendekatan yang demikian dan hingga kini masih dilakukan di banyak bagian dunia.
Permukiman manusia di masa lalu pada dasarnya bersifat rural. Kemudian timbullah surplus produksi, sehingga masyarakat rural berkembang menjadi masyarakat urban. Kompleksitas bangunan dan tipologinya pun meningkat. Teknologi pembangunan fasilitas umum seperti jalan dan jembatan pun berkembang. Tipologi bangunan baru seperti sekolah, rumah sakit, dan sarana rekreasi pun bermunculan. Arsitektur Religius tetap menjadi bagian penting di dalam masyarakat. Gaya-gaya arsitektur berkembang, dan karya tulis mengenai arsitektur mulai bermunculan. Karya-karya tulis tersebut menjadi kumpulan aturan (kanon) untuk diikuti khususnya dalam pembangunan arsitektur religius. Contoh kanon ini antara lain adalah karya-karya tulis oleh Vitruvius, atau Vaastu Shastra dari India purba. Di periode Klasik dan Abad Pertengahan Eropa, bangunan bukanlah hasil karya arsitek-arsitek individual, tetapi asosiasi profesi (guild) dibentuk oleh para artisan / ahli keterampilan bangunan untuk mengorganisasi proyek.
Pada masa Pencerahan, humaniora dan penekanan terhadap individual menjadi lebih penting daripada agama, dan menjadi awal yang baru dalam arsitektur. Pembangunan ditugaskan kepada arsitek-arsitek individual - Michaelangelo, Brunelleschi, Leonardo da Vinci - dan kultus individu pun dimulai. Namun pada saat itu, tidak ada pembagian tugas yang jelas antara seniman, arsitek, maupun insinyur atau bidang-bidang kerja lain yang berhubungan. Pada tahap ini, seorang seniman pun dapat merancang jembatan karena penghitungan struktur di dalamnya masih bersifat umum.
Bersamaan dengan penggabungan pengetahuan dari berbagai bidang ilmu (misalnya engineering), dan munculnya bahan-bahan bangunan baru serta teknologi, seorang arsitek menggeser fokusnya dari aspek teknis bangunan menuju ke estetika. Kemudian bermunculanlah "arsitek priyayi" yang biasanya berurusan dengan bouwheer (klien)kaya dan berkonsentrasi pada unsur visual dalam bentuk yang merujuk pada contoh-contoh historis. Pada abad ke-19, Ecole des Beaux Arts di Prancis melatih calon-calon arsitek menciptakan sketsa-sketsa dan gambar cantik tanpa menekankan konteksnya.
Sementara itu, Revolusi Industri membuka pintu untuk konsumsi umum, sehingga estetika menjadi ukuran yang dapat dicapai bahkan oleh kelas menengah. Dulunya produk-produk berornamen estetis terbatas dalam lingkup keterampilan yang mahal, menjadi terjangkau melalui produksi massal. Produk-produk sedemikian tidaklah memiliki keindahan dan kejujuran dalam ekspresi dari sebuah proses produksi.
Ketidakpuasan terhadap situasi sedemikian pada awal abad ke-20 melahirkan pemikiran-pemikiran yang mendasari Arsitektur Modern, antara lain, Deutscher Werkbund (dibentuk 1907) yang memproduksi obyek-obyek buatan mesin dengan kualitas yang lebih baik merupakan titik lahirnya profesi dalam bidang desain industri. Setelah itu, sekolah Bauhaus (dibentuk di Jerman tahun 1919) menolak masa lalu sejarah dan memilih melihat arsitektur sebagai sintesa seni, ketrampilan, dan teknologi.
Ketika Arsitektur Modern mulai dipraktikkan, ia adalah sebuah pergerakan garda depan dengan dasar moral, filosofis, dan estetis. Kebenaran dicari dengan menolak sejarah dan menoleh kepada fungsi yang melahirkan bentuk. Arsitek lantas menjadi figur penting dan dijuluki sebagai "master". Kemudian arsitektur modern masuk ke dalam lingkup produksi masal karena kesederhanaannya dan faktor ekonomi.
Namun, masyarakat umum merasakan adanya penurunan mutu dalam arsitektur modern pada tahun 1960-an, antara lain karena kekurangan makna, kemandulan, keburukan, keseragaman, serta dampak-dampak psikologisnya. Sebagian arsitek menjawabnya melalui Arsitektur Post-Modern dengan usaha membentuk arsitektur yang lebih dapat diterima umum pada tingkat visual, meski dengan mengorbankan kedalamannya. Robert Venturi berpendapat bahwa "gubuk berhias / decorated shed" (bangunan biasa yang interior-nya dirancang secara fungsional sementara eksterior-nya diberi hiasan) adalah lebih baik daripada sebuah "bebek / duck" (bangunan di mana baik bentuk dan fungsinya menjadi satu). Pendapat Venturi ini menjadi dasar pendekatan Arsitektur Post-Modern.
Sebagian arsitek lain (dan juga non-arsitek) menjawab dengan menunjukkan apa yang mereka pikir sebagai akar masalahnya. Mereka merasa bahwa arsitektur bukanlah perburuan filosofis atau estetis pribadi oleh perorangan, melainkan arsitektur haruslah mempertimbangkan kebutuhan manusia sehari-hari dan menggunakan teknologi untuk mencapai lingkungan yang dapat ditempati. Design Methodology Movement yang melibatkan orang-orang seperti Chris Jones atau Christopher Alexander mulai mencari proses yang lebih inklusif dalam perancangan, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Peneilitian mendalam dalam berbagai bidang seperti perilaku, lingkungan, dan humaniora dilakukan untuk menjadi dasar proses perancangan.
Bersamaan dengan meningkatnya kompleksitas bangunan,arsitektur menjadi lebih multi-disiplin daripada sebelumnya. Arsitektur sekarang ini membutuhkan sekumpulan profesional dalam pengerjaannya. Inilah keadaan profesi arsitek sekarang ini. Namun demikian, arsitek individu masih disukai dan dicari dalam perancangan bangunan yang bermakna simbol budaya. Contohnya, sebuah museum senirupa menjadi lahan eksperimentasi gaya dekonstruktivis sekarang ini, namun esok hari mungkin sesuatu yang lain.

Kesimpulan
bangunan adalah produksi manusia yang paling kasat mata. Namun, kebanyakan bangunan masih dirancang oleh masyarakat sendiri atau tukang-tukang batu di negara-negara berkembang, atau melalui standar produksi di negara-negara maju. Arsitek tetaplah tersisih dalam produksi bangunan. Keahlian arsitek hanya dicari dalam pembangunan tipe bangunan yang rumit, atau bangunan yang memiliki makna budaya / politis yang penting. Dan inilah yang diterima oleh masyarakat umum sebagai arsitektur. Peran arsitek, meski senantiasa berubah, tidak pernah menjadi yang utama dan tidak pernah berdiri sendiri. Selalu akan ada dialog antara masyarakat dengan sang arsitek. Dan hasilnya adalah sebuah dialog yang dapat dijuluki sebagai arsitektur, sebagai sebuah produk dan sebuah disiplin ilmu.
Selengkapnya...

Jumat, 20 Januari 2012

7 Kiat Sukses Jadi 'Anak Baru' di Kantor

Menjadi anak baru di kantor memang bukanlah hal yang mudah. Jangan terjerumus dalam hal-hal kecil yang bisa membuat anda diasingkan. Pelajari 7 tips berikut ini.

Setelah melalui proses rekrutmen yang menantang, kini saatnya Anda memasuki kantor baru. Seperti apa teman kerja, lingkungan, dan apakah mereka akan menyukai Anda tentunya membuat hati berdebar-debar.

Jangan khawatir, selalu ada cara agar Anda mudah diterima. Ingat, jangan hanya fokus ke diri Anda tapi juga perhatikan lingkungan dan teman sekerja.

1. Cara Berpakaian
Anda adalah anak baru di kantor. Jangan berharap teman sekerja langsung bisa mengenali kepribadian Anda. Penampilan luar merupakan salah satu poin kesan pertama Anda. Gunakan pakaian yang pantas dan tidak berlebihan di hari pertama bekerja. Seperti apa gaya berbusana di kantor baru bisa Anda pelajari saat datang wawancara atau ketika proses rekrutmen di kantor tersebut. Jika Anda belum pernah sama sekali mengunjungi kantor Anda, tak ada salahnya memilih pakaian yang lebih rapih ketimbang yang lebih santai. Ini adalah momen untuk menciptakan kesan pertama, pastikan pakaian yang dipilih bisa memberi gambaran seperti apa kepribadian Anda di tempat kerja. Jangan menggunakan aksesori atau makeup berlebihan yang seakan meminta perhatian. Bisa jadi hal tersebut malah membuat Anda menjadi bahan omongan miring di tempat kerja baru.

2. Budaya Kantor
Mempelajari seperti apa budaya kantor baru Anda sangatlah penting. Ada kantor yang santai, formal, atau kombinasi antara keduanya. Pastikan Anda mempelajari dulu seperti apa budaya kantor Anda dari perilaku teman-teman sekerja, hubungan teman sekerja dengan atasan, dan sebaliknya. Ada kantor yang Anda bisa dengan santai menghampiri meja bos untuk berdiskusi, ada juga kantor yang bahkan Anda tak akan punya kesempatan untuk berbicara dengan bos besar Anda. Anda tentunya tak mungkin mengingat banyak hal dalam waktu yang singkat. Gunakan catatan untuk mengingat hal-hal yang penting.

3. Kepribadian yang Positif
Dalam proses bekerja, suatu saat Anda pasti membutuhkan bantuan rekan kerja. Jangan bangun dinding yang tinggi pada hari pertama kerja. Sapa rekan kerja yang Anda temui dengan senyum. Untuk awal, cukup sapa dengan senyum atau hai. Tak perlu terlalu keras berusaha mengobrol seakan Anda sudah mengenal mereka lama. Terlalu 'sok akrab' malah akan membuat Anda dijauhi di tempat kerja. Biarkan hubungan Anda tumbuh secara alami lewat proses interaksi sehari-hari. Pada masa-masa awal kerja, jika ada ajakan untuk hang-out selepas kerja, usahakan untuk ikut serta. Lewat kesempatan yang lebih santai tersebut Anda bisa mengenal rekan kerja lebih jauh dan mengakrabkan diri. Usahakan untuk seimbang dalam mendekati berbagai jenis rekan kerja. Terlalu banyak mendekati rekan kerja laki-laki atau terlalu memilih mendekati atasan akan membuat Anda cepat jadi bisik-bisik kantor.

4. Mengingat Nama & Posisi
Ini merupakan hal yang penting untuk membangun kesan pertama. Usahakan untuk mengingat nama teman sekerja Anda, minimal yang satu bagian atau divisi. Anda juga bisa membuat semacam peta nama agar mudah mengingat. Gambar secara umum posisi duduk dan tulis nama teman Anda untuk memudahkan mengingat. Pilih satu atau dua orang yang Anda ingat betul, lalu minta bantuan mereka untuk mengingat nama-nama teman lainnya. Mengetahui posisi orang tersebut di perusahaan juga penting. Jangan sampai sikut-sikutan di lift dengan rekan sekerja yang ternyata salah satu orang penting di perusahaan Anda. Memang tidak mudah untuk melakukan hal tersebut dalam minggu pertama. Lakukan bertahap dimulai dari orang yang paling sering berinteraksi dengan Anda.

5. Bantu & Inisiatif
Salah satu cara untuk mudah disukai di tempat kerja baru adalah menjadi rekan kerja yang senang membantu dan berinisiatif. Tentunya lagi-lagi jangan berlebihan. Pastikan pekerjaan Anda tetap bisa diselesaikan walau harus membantu tugas rekan kerja. Jika pekerjaan Anda sudah selesai, jangan hanya berdiam diri dan menunggu penugasan selanjutnya. Tanyakan kepada atasan atau rekan kerja apa yang bisa Anda lakukan atau siapa yang bisa Anda bantu.

6. Semangat Bekerja
Pernah saya memiliki rekan baru yang selalu datang telat dan sering pulang cepat. Hal tersebut tentunya bukan hal yang tepat untuk memberi kesan pertama yang baik. Usahakan selalu datang sedikit lebih cepat jika memungkinkan dan pulang setelah waktunya atau sudah ada rekan kerja lain yang pulang. Pelajari dulu bagaimana kebiasaan kantor baru Anda. Ada kantor yang karyawannya tidak pulang sebelum bosnya pulang. Ada juga yang bebas pulang pergi asal pekerjaan selesai. Untuk bulan-bulan awal selama Anda masih masa penilaian, usahakan selalu tepat waktu saat datang dan berkontribusi lebih. Setelah mempelajari kebiasaan perusahaan, pelan-pelan Anda bisa menyesuaikan diri. Salah satu kesan pertama yang harus dihindari adalah malas!

Satu hal lagi yang tak kalah penting adalah meminimalisir kepentingan pribadi pada jam kerja. Usahakan sesedikit mungkin chatting, membuka situs jejaring sosial, atau izin untuk hal-hal yang tidak terlalu penting.

7. Hindari Bergosip
Godaan terlibat bergosip memang kadang susah ditolak. Untuk masa-masa awal sebaiknya hindari terlibat dalam kegiatan pergosipan. Jangan sampai citra Anda sebagai anak baru menjadi miring karena ikut-ikutan berkomentar dan terlibat dalam tim gosip. Sebagai anak baru, sebaiknya perbanyakan teman daripada lawan.
Selengkapnya...